11 Makanan Pedas Indonesia Yang Harus Kalian Coba

11 Makanan Pedas Indonesia Yang Harus Kalian Coba

Dari salad buah yang dibasahi sambal pedas hingga sup mie yang akan membuat Anda terengah-engah, hidangan lezat Indonesia ini lebih dikenal karena kemampuannya membakar lidah.

Sama seperti semua hal lain tentang budaya bangsa, masakan Indonesia adalah campuran dari pelbagai pengaruh. Tapi ke mana pun Anda pergi, selalu ada hidangan tradisional lezat yang akan memanjakan lidah Anda dalam kenikmatan yang menyala-nyala. Makanan pedas ini akan mengubah makan menjadi pesta keringat -tetapi ada baiknya untuk menahan panas karena sensasi rasa mereka. Jika Anda ingin berpetualang dalam petualangan kuliner yang menantang, cobalah hidangan paling lezat di Indonesia ini.

Penyetan

Dengan bumbu cabai dicampur daging ayam yang digerus, benar-benar tidak ada jalan keluar dari kepedasan makanan ini. Keistimewaan kuliner Jawa Timur ini disajikan dengan saus cabai yang meluap di atas piring, menciptakan kekacauan merah yang lezat dan aroma mengasyikkan yang mengisyaratkan seberapa pedas hidangan itu. Penyetan biasanya menggunakan ayam goreng, tahu, dan tempe sebagai ‘wadah’ untuk sambal dalam dan luar.

Rujak

Indonesia memiliki banyak variasi rujak, tetapi sebagai rujak “salad buah segar” yang disiram dengan saus lezat dan tajam. Apa yang membuat rujak sangat membuat ketagihan adalah kombinasi dari semua selera -manis dan asam dari buah-buahan, asin dan pedas dari saus. Sebagian besar resep membutuhkan setidaknya 5-10 cabai rawit yang termasuk di dalamnya pelbagai buah antara lain mangga, pepaya, nanas, dan banyak lagi.

Ayam Taliwang

Untuk resep tradisional Lombok ini, ayam dipanggang atau digoreng sampai setengah matang, dilunakkan dengan alu, dan kemudian dimasak sambil dilapisi dengan saus pedas yang terbuat dari cabai dan rempah-rempah. Proses memanggang dua langkah ini memungkinkan bumbu benar-benar meresap ke dalam lapisan daging, menjadikannya gurih dan pedas tidak peduli bagian mana yang Anda makan. Ayam taliwang juga enak di luar -Anda bisa menikmati hidangan ini dengan bantuan sambal yang dioleskan di seluruh daging yang dimasak, membuatnya pedas di dalam dan luar.

Rendang

Dinobatkan sebagai makanan nomor satu dunia oleh pilihan pembaca CNN Travel, kelezatan rendang dirayakan oleh banyak orang. Yang mengikuti rasa gurih itu adalah pedasnya yang halus berasal dari campuran bumbu dan rempah-rempah yang bervariasi (sebanyak 16 bumbu) yang digunakan selama persiapan berjam-jam. Proses memasak dan mengasinkan yang lama membantu bumbu meresap ke dalam daging, menghasilkan intensitas rasa yang sama di setiap gigitan.

Ayam betutu

Legenda mengatakan bahwa resep tradisional ini berasal dari istana megah kerajaan Bali. Dan tentu saja raja harus memiliki campuran rempah-rempah yang paling renyah dan halus, menghasilkan rasa yang paling kuat dan lezat. Untuk hidangan ini, ayam atau bebek utuh diisi dengan bumbu yang terbuat dari cabai, bawang merah, jahe, dan banyak lagi. Setelah itu, ayam tersebut harus dibungkus dengan daun pisang, kemudian dipanggang atau dikukus selama 24 jam penuh idealnya. Sajikan dengan sambal matah Bali dan Anda akan mendapatkan rasa panas tanpa ampun.

Balado

Balado awalnya ditemukan dalam masakan Minang dari Sumatra Barat, wilayah yang memberi kita rendang dan sambal cabe ijo. Balado berarti ‘Dengan Cabai’, yang menggambarkan dengan tepat untuk apa Anda berada. Bahan utamanya bisa apa saja -telur, ayam, daging sapi, udang, dll- selama ada lusinan cabai, itu yang terpenting. Warna merah merona dan aroma mengasyikkan tak tertahankan, memikat siapa pun untuk menantang daya tahan indera perasa terhadap panas.

Bebek Madura

Resep bebek spesial dari Madura ini menjadi favorit di seluruh Indonesia. Jangan biarkan saus gelap pekat itu menipu Anda -bebek madura sama pedasnya. Warna hitam pekat berasal dari proses pengasinan yang panjang yang menggabungkan daftar rempah yang banyak. Cabai merupakan bagian penting dari bumbu ini, bersama dengan bawang merah dan cabai yang rasanya tajam. Bebek yang renyah dan lembut disajikan dengan nasi hangat dan sambal lain untuk tendangan ekstra.

Mie Aceh

Resep mie kaya bumbu ini berasal dari Aceh, Sumatra. Mie Aceh hadir dalam dua variasi, sup dan mie kering. Keduanya dapat dipadukan dengan apa saja, dari daging sapi, daging kambing, atau makanan laut, tetapi semua versi memiliki satu kesamaan: rasa pedas yang menggoda yang dapat membakar lidah Anda dari satu sendok. Namun, rempah-rempah dan cabai bersekongkol untuk membuat rasa kari yang khas dan lezat yang layak untuk Anda santap.

Rica-rica

Secara umum diketahui bahwa masakan Manado adalah dunia pedas yang lezat. Bagi mereka yang akrab dengan makanan ini, rica-rica adalah kata isyarat untuk ‘sangat pedas’. Rica berarti ‘cabai’ dalam dialek lokal, rasa yang begitu kuat sehingga Anda mengatakannya dua kali. Resep Rica-rica dapat digunakan untuk daging apa saja, paling umum ayam dan ikan. Selain daging dan beberapa bumbu seperti bawang merah dan serai, resep ini menggunakan setidaknya dua cabai yang berbeda, tetapi dalam jumlah yang banyak.

Seblak

Seblak adalah hidangan makanan jalanan yang dicintai dari Jawa Barat, terkenal karena kaldu pedasnya yang pedas. Bahan utama adalah krupuk atau crackers, dikombinasikan dengan tambahan seperti ayam atau sosis, bercampur dalam kaldu kental kemerahan. Selama bertahun-tahun orang telah membuat kreasi baru dari resep tradisional ini, menggabungkan bahan-bahan yang tidak biasa dari makaroni hingga mozzarella. Terlepas dari apa pun yang diambil secara modern, rasa pedas dari saus seblak hampir tidak dapat digantikan.

Oseng-oseng Mercon

‘Mercon’ berarti petasan, kata yang tepat menggambarkan sensasi di mulut Anda ketika sesendok hidangan ini dari Yogyakarta masuk. Resep ini paling umum menggunakan daging sapi sebagai bahan utama, digoreng dengan bumbu pedas. Banyaknya cabai dalam makanan ini akan meledak di mulut Anda, dengan reaksi intens terasa di telinga Anda. Anda sudah saya diperingatkan.

Bagaimana? Tertarik mencobanya? Dan tentu bagi penikmat rasa pedas adalah hal yang wajib dinikmati ketika berkunjung ke salah satu daerah kuliner di atas. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *